Fashion, Life Style, Tips dan Trik

9 Cara Mencuci dan Merawat Jaket Waterproof agar Tetap Awet

November 18, 2018

Buyadalat – Langkah pencucian dan perawatan jaket waterproof yang tepat, sangat penting untuk menjaga kualitas jaket agar tetap awet. Berbagai hal ini harus Anda perhatikan dan penuhi agar jaket anti air tidak cepat rusak. Ketahanan warna dan jahitannya juga akan terjaga. Apa saja yang harus dilakukan? Simaklah cara mencuci dan merawat jaket anti air berikut ini.

jaket waterproof

1. Mengendurkan Bagian Tali

Mengendurkan bagian tali ini berfungsi agar tidak ada bagian yang terlipat saat dilakukan pencucian. Tak hanya itu, kotoran atau lumpur yang tersisa pada lipatan bagian yang bertali atau berkerut tersebut bisa dihilangkan dengan tuntas saat pencucian. Jangan lupa untuk selalu mengendurkan bagian tali ini agar jaket anti air tetap awet dan tahan lama.

Pada umumnya, tali tersebut berada pada bagian atas jaket dan juga pada bagian pinggang. Beberapa bagian tali ini harus dikendurkan semua. Setelah itu, mulailah untuk mencuci jaket. Ingatlah untuk mencuci dengan lembut agar tidak merusak komponen.

2. Menggosok Jaket dengan Sikat Lembut

Cara kedua adalah menggosok jaket dengan sikat lembut. Untuk menjaga kualitas jaket anti air agar tetap optimal, tentu saja Anda tidak diperbolehkan untuk mencucinya menggunakan mesin cuci. Hal ini tidak direkomendasikan karena tidak membersihkan sisa kotoran atau lumpur dengan tuntas. Pencucian dengan mesin hanya dibolak-balik saja dan kurang optimal.

Metode pencucian dengan mesin cuci juga tidak baik untuk struktur jaket yang akan cepat rusak atau tidak tahan lama jika dicuci dengan mesin. Upayakan untuk mencuci jaket dengan tangan dan sikat lembut.

Persiapkan sikat dengan bulu-bulunya yang lembut dan sikatlah dengan cara yang lembut atau pelan agar gesekan tidak merusak struktur kain. Jangan lupa untuk membalik jaket agar bagian dalamnya yang berada di luar. Tujuannya agar warna jaket pada bagian luar tidak mudah luntur karena terkena panas saat pengeringan.

3. Jangan Melakukan Perendaman

Cara ketiga adalah menghindari perendaman sebelum mencuci jaket. Jangan pernah Anda merendam jaket. Hal ini akan menyebabkan struktur jaket menjadi mudah menipis. Selain itu, warna jaket cepat memudar jika direndam dalam air deterjen pada jangka waktu lama. Ingatlah untuk tidak melakukan perendaman dan langsung saja mencuci jaket waterproof.

4. Membilas dengan Air Bersih

Setelah pencucian selesai, tahap selanjutnya adalah pembilasan. Langsung saja untuk membilas jaket dengan air bersih dan mengalir agar lebih cepat bersih. proses pembilasan ini harus dilakukan dengan air bersih dan selesaikanlah prosesnya hingga jaket benar-benar bersih dari deterjen.

5. Jangan Memeras Jaket

Setelah proses pembilasan selesai, janganlah memeras jaket untuk menghilangkan sebagian besar kadar airnya. Diamkan saja dan angkatlah jaket, kemudian langsung saja untuk mengeringkannya atau menjemurnya. Pemerasan justru akan meninggalkan bekas kerutan pada bagian jaket. Hal ini akan merusak struktur jaket itu sendiri.

6. Mengeringkan di Bagian yang Tidak Terpapar Sinar Matahari Langsung

Proses pengeringan atau penjemuran jaket ini haruslah diperhatikan berkaitan dengan warna jaket. Janganlah mengeringkan jaket di tempat yang terpapar panas matahari secara langsung. Jemurlah jaket pada bagian yang teduh, yang terpenting tidak terpapar sinar matahari langsung. Hal ini dikarenakan panasnya matahari bisa membuat warna jaket mudah luntur.

7. Menggantung Jaket Setelah Kering

Setelah kering, jaket waterproof juga harus ditempatkan di gantungan almari. Hal ini bertujuan agar jaket anti air tersebut tetap rapi dan tidak terlipat sama sekali. Hindarilah almari yang sudah sesak. Berikan ruang yang masih luang untuk menggantung jaket tersebut. usahakan ruang penyimpanan dalam almari tersebut memadai.

8. Jangan Menyetrika Jaket

Perawatan jaket anti air sangatlah penting mengingat kualitasnya yang unggul dan juga harganya yang tidak murah tentunya. Demi menjaga itu semua, lakukanlah upaya perawatan yang optimal dan benar sesuai prosedur. Berikutnya, ingatlah untuk tidak menyetrika jaket anti air ini. Bagi Anda yang suka menyetrika, ingatlah bahwa tidak perlu menyetrika jaket ini.

Jaket anti air yang disetrika akan lebih cepat memudar dan struktur waterproof-nya bisa menipis. Kualitas memang perlu dijaga dan salah satunya adalah dengan jangan menyetrika jaket. Upaya perawatan ini harus Anda lakukan dengan baik.

9. Jangan Mengenakan Jaket ketika Terik

Mengenakan jaket anti air ketika terik juga harus dihindari sebagai salah satu upaya perawatan jaket yang tepat. Mengapa? Selain karena Anda akan lebih gerah, alasannya adalah paparan sinar matahari langsung yang lebih lama mengenai jaket akan menyebabkan perubahan struktur lapisan waterproof jaket.

Agar lapisannya tetap berkualitas, janganlah pakai jika sinar matahari sangat menyengat atau sangat panas. Hal ini harus diingat demi menjaga kualitas jaket anti air. Dengan mengetahui cara ini, kualitas jaket anti air akan terjaga dengan baik dan tetap optimal fungsinya hingga jangka waktu lama.

Itulah serangkaian upaya ketika mencuci dan merawat jaket anti air agar bertahan lama. Ingatlah untuk tidak merendam jaket waterproof serta tidak meremasnya setelah mencuci. Biarkan kering dan jangan disetrika seperti anjuran tersebut agar tidak mengurangi kualitas bahan waterproof. Intinya, beragam hal tersebut mampu menjaga kualitas jaket anti air.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply