Informasi, Kesehatan, Tips dan Trik

Cara Diet OCD yang Aman untuk Penderita Maag

November 28, 2019

Buyadalat – Diet memang kadang menyiksa untuk beberapa orang yang punya penyakit maag, berulang kali mencoba untuk diet, tapi seringkali tidak berhasil karena penyakit maag kambuh di tengah jalan. Terlambat makan sedikit saja, gejala asam lambung bisa langsung kambuh dan bikin perut terasa perih. Padahal Anda mungkin ingin diet untuk menurunkan berat badan berlebih. Sebenarnya, apakah orang dengan sakit maag benar-benar tidak boleh diet?

Baru-baru ini, diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) sedang marak diperbincangkan dan sudah banyak pula orang-orang yang menjalaninya. Diet OCD adalah diet dengan menerapkan sistem “puasa berselang” dalam artian tidak ada asupan kalori apapun selama berpuasa. Anda hanya diperbolehkan untuk makan dalam jendela makan yang yang dibagi menjadi 8 jam, 6 jam, dan 4 jam. Anda masih diperbolehkan untuk minum air, teh atau apapun, asalkan tidak mengandung kalori. Dengan cara diet OCD seperti itu, Anda diharuskan untuk puasa dengan waktu yang lumayan panjang. Bila menginginkan hasil yang lebih baik dan cepat, dalam satu minggu Anda harus mengambil 1 atau 2 hari untuk puasa 24 jam dengan dikombinasikan menggunakan pola jendela makan. Bagaimana dengan penderita maag yang juga ingin menjalani pola diet ini? Bagaimana panduan diet OCD untuk penderita maag?

Sebelum memutuskan untuk diet OCD, Anda harus tahu dulu apa arti diet ini sebenarnya. Diet OCD adalah cara yang dilakukan untuk mengatur jumlah dan memilih makanan untuk mencapai tujuan tertentu, mengendalikan kolesterol tubuh, hingga mempercepat penyembuhan penyakit tertentu. Sebetulnya, penderita maag boleh juga menjalani diet OCD seperti orang normal lainnya, asalkan perhatikan lagi cara dietnya. Berikut ini adalah panduan diet OCD untuk penderita maag yang aman:

diet ocd untuk penderita maag

1. Pilih makanan yang tepat

Anda harus pintar memilih jenis makanan yang aman untuk asam lambung sekaligus tidak membuat berat badan naik. Kunci utamanya adalah memilih makanan yang mengandung rendah kalori dan lemak, tapi tinggi protein. Contohnya yaitu ikan, daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa gajih, dan telur ayam bagian putihnya saja. Jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, sebagai gantinya, ganti dengan buah-buahan segar, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Atau ganti dengan nasi merah dan roti gandum dengan kandungan serat yang tinggi.

2. Atur Porsinya

Bila Anda terbiasa makan dalam porsi yang banyak, sebaiknya bagi ke dalam 5-6 porsi kecil. Makan dalam jumlah kecil dengan jenis makanan yang tepat dapat membantu mengendalikan berat badan dan mengurangi gejala asam lambung yang sering kambuh.

3. Olahraga Rutin

Mulailah dengan olahraga yang ringan seperti berjalan, jogging, yoga, atau berenang. Lakukan setidaknya selama 30 menit minimal 3 kali seminggu.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply