Informasi, Kesehatan

Daftar Obat Hipertensi Yang Dapat Dibeli Online

November 2, 2019

Buyadalat – Hipertensi dapat muncul tanpa gejala dan sering kali baru terdeteksi saat pemeriksaan kesehatan rutin atau saat medical check up. Tekanan darah tinggi yang tidak segera diobati dapat menimbulkan sejumlah komplikasi, seperti kerusakan ginjal, penyakit jantung, dan stroke. Biasanya penderita hipertensi akan mengalami sakit kepala yang hebat sehingga membuat tubuh terasa lelah. Akibat ketidaknyamanan tersebut, penderita hipertensi tidak sanggup untuk bepergian jauh membeli obat. Salah satu cara untuk menyiasati hal tersebut adalah dengan mencoba beli obat online di apotik tertentu menggunakan website atau aplikasi.

beli obat online

1. Angiotensin converting enzyme inhibitor (ACE inhibitor)

Angiotensin-converting enzyme inhibitor (ACE inhibitor) bekerja dengan cara menghambat produksi hormon angiotensin, yaitu hormon yang dapat menyempitkan pembuluh darah. Dengan obat ini, otot dinding pembuluh darah akan menjadi rileks dan sedikit melebar, sehingga tekanan pada pembuluh darah menjadi berkurang. Obat ini biasanya diberikan pada penderita usia 65 tahun atau yang memiliki penyakit medis lainnya, seperti penyakit jantung, gagal jantung, kelainan ginjal, dan diabetes. Contoh obat ini adalah captopril, lisinopril, enalapril, perindopril, dan ramipril.

2. Beta blockers

Beta blockers bekerja dengan cara menghambat efek hormon adrenalin atau epinefrin, yaitu hormon yang berperan dalam meningkatkan aliran dan tekanan darah. Obat golongan beta blockers dapat membuat jantung berdenyut lebih lambat dan tekanan darah menurun serta dapat digunakan untuk mengobati kelainan irama jantung (aritmia), gagal jantung, penyakit jantung, dan hipertiroidisme. Contoh obat beta blockers atau penghambat beta ini adalah bisoprolol, atenolol, dan metoprolol.

3. Angiotensin II receptor blocker (ARB)

Angiotensin II receptor blocker (ARB) memiliki efek yang hampir sama dengan Angiotensin converting enzyme inhibitor (ACE inhibitor), namun cara kerja keduanya berbeda. ARB bekerja dengan menghalangi kerja hormon angiotensin yang menyempitkan pembuluh darah, sehingga pembuluh darah dapat diperlebar agar sirkulasi darah berjalan lancar sekaligus menurunkan tekanan darah tersebut. Biasanya dokter akan meresepkan obat ARB kepada pasien yang tidak cocok dengan obat hipertensi golongan ACE inhibitor. Contoh obat tersebut adalah losartan, valsartan, candesartan, irbesartan, dan olmesartan.

Selain ketiga obat di atas, Anda juga bisa menggunakan Calcium channel blocker (CCB), Diuretik, Nitrat, Alpha Blockers untuk meringankan hipertensi yang terjadi. Jika Anda tidak lagi memiliki waktu dan tenaga, cobalah layanan beli obat online di apotik terpercaya. Salah satu platform terpercaya yang dapat Anda kunjungi adalah HonestDocs. Selain dikenal dengan pelayanan yang baik, kelengkapan obat, dan konsultasi terpercaya, HonestDocs juga memberikan promo ongkir gratis ke seluruh Indonesia. Jadi jangan takut jika lokasi pengiriman obat jauh.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply