Informasi, Teknologi

Menentukan Jenis AC Berdasarkan Kapasitas PK yang Digunakan

September 3, 2020

Buyadalat – Pernahkah Anda mendengar AC PK besar atau kecil saat hendak membeli pendingin ruangan? Secara garis besar, PK merupakan singkatan Paard Kracht atau horse power alias tenaga kuda. Istilah tersebut digunakan sebagai besaran daya yang dibutuhkan AC untuk mendinginkan ruangan.

ac PK besar

Mengenal PK dan BTU pada AC

Selain PK, ada juga istilah bernama British Termal Unit atau BTU. Satuan ini digunakan untuk menunjukkan tingkat kesejukan yang dihasilkan pendingin ruangan. Ada pula BTU/h yang dipakai untuk memperlihatkan level kesejukan dari AC dalam hitungan jam.

Setidaknya ada lima jenis PK untuk AC yang akan dipasang di ruangan dengan masing-masing tingkat kesejukannya, antara lain:

  1. AC dengan 0,5 PK pada ruangan seluas 10 m2 (5.000 BTU/h);
  2. AC dengan 0,75 PK pada ruangan seluas 14 m2 (7.000 BTU/h);
  3. AC dengan 1 PK pada ruangan seluas 18 m2 (9.000 BTU/h);
  4. AC dengan 1,5 PK pada ruangan seluas 24 m2 (12.000 BTU/h);
  5. AC dengan 2 PK pada ruangan seluas 36 m2 (18.000 BTU/h).

Perlu diingat bahwa daftar di atas merupakan perkiraan rata-rata, sebab setiap produsen AC punya pengukuran berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu bertanya kepada penjual AC terkait PK pada AC, terutama kalau membutuhkan daya besar.

Lantas, jenis AC seperti apakah yang cocok digunakan untuk tiap ruangan dengan kebutuhan PK tertentu? Simak ulasannya dalam kelanjutan artikel berikut:

  • AC ducted

Jenis AC ini umumnya memiliki kapasitas PK sebesar 10-20. Dengan kapasitas yang sebesar ini, AC ducted umumnya ditempatkan di ruangan luas seperti mal atau perhotelan berbintang.

  • AC casette

AC cassette umumnya memiliki kapasitas PK 1,5 hingga 6.  Dengan kapasitas tenaga yang relatif sedang, pendingin ruangan ini cukup umum dijumpai di hall room dan pasar swalayan untuk mendinginkan ruangan yang berukuran ebih kecil daripada mal atau perhotelan berbintang.

  • AC berdiri 

AC satu ini memiliki kapasitas PK sebesar 1 hingga 5. Dikenal juga sebagai standing floor AC, jenis pendingin ruangan ini sering kali dipakai untuk acara seperti resepsi pernikahan hingga pameran. AC berdiri juga bersifat portabel, sehingga mudah Anda bongkar dan pasang.

  • AC split

AC split mempunyai kapasitas PK sebesar 0,5 hingga 2,5. Jenis pendingin ruangan ini termasuk yang sering digunakan untuk interior sejumlah bangunan, mulai dari kamar tidur hingga perkantoran. Bagian unit pendingin AC split akan diinstal di dalam ruangan, sementara kompresornya berada di luar ruangan.

Demikianlah ulasan tentang jenis-jenis AC berdasarkan kapasitas pemakaian PK-nya. Semoga dengan informasi ini Anda mendapatkan gambaran seputar besaran PK pada AC dan jenis perangkat yang akan dipilih.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply